Senin, 18 Agustus 2014

Angg0ta majelis syariah PPP bilang rugi kalau tak gabung J0k0wi

Reporter : Muhammad Sholeh | Senin, 18 Agustus 2014 15:52 Berita Terkait

Merdeka.com - Anggota Majelis Syariah PPP Muhammad Rodjak menyatakan bahwa partainya siap bekerja sama dengan PDIP dalam parlemen untuk mendampingi pemerintahan Jokowi-JK ke depannya. Menurut Rodjak, PPP tidak terbiasa menjadi partai oposisi kecuali di era zaman orde baru.

"PPP dari dulu selalu bekerja sama dengan partai-partai. Karena kita sebagai warga negara, kita membangun negara ini jadi sejahtera. Nah bagaimana membangun negara jadi sejahtera? Ya lewat kekuasaan. Artinya presiden," kata Rodjak kepada wartawan di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (18/8).

Lebih lanjut, politikus senior PPP itu menambahkan, akan menjadi rugi bila partainya tidak turut andil menjadi koalisi dalam pemerintahan. Sehingga, koalisi atau merapat ke pemerintahan Jokowi-JK adalah suatu keniscayaan bagi PPP.

"Harus, PPP harus ada dalam peran sertanya membangun negara, membangun bangsa. Tidak bisa jadi oposisi," tegasnya.

Terlepas dari oposisi atau koalisi dalam pemerintahan ke depannya, lanjut Rodjak, pelaksanaan Muktamar harus tetap dilakukan. Sebab, Muktamar merupakan salah satu point yang direkomendasikan dari hasil Mukernas PPP di Bogor, beberapa waktu lalu.

Menurut Rodjak, desakan untuk menggelar Muktamar sudah disampaikan secara tertulis dari DPW-DPW seluruh Indonesia kepada pengurus DPP PPP.

"Kalau sekarang saya tidak tahu, yang sudah tertulis mendukung muktamar itu 20 wilayah. Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan lainnya," tegasnya.

Dengan dilaksanakan Muktamar, maka efektivitas partai secara organisasi dapat berjalan sebagaimana mestinya. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi pengurus DPP PPP untuk tidak menggelar Muktamar.

"PPP ini berdasarkan Islam, Islam itu ajarannya akhlatul mulkarimah, dia harus bebas daripada tindakan-tindakan tercela. Kalau dia sudah katakan tersangka oleh institusi negara mustinya SDA segera meletakkan jabatannya sehingga partai ini tidak terbawa," tandasnya.

Saya mengharapkan hubungan yang semakin erat bagi kedua pemerintahan, masyarakat madani, serta rakyat kita, juga terus menjalankan kerja sama dalam memajukan perdamaian, kemakmuran, dan demokrasi di seluruh dunia.

[ian]


http://www.merdeka.com/politik/anggota-majelis-syariah-ppp-bilang-rugi-kalau-tak-gabung-jokowi.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger