Jumat, 15 Agustus 2014

Berkat Tan Kh0en Swie, rahasia krat0n bisa dibaca rakyat umum

Reporter : Imam Mubarok | Sabtu, 16 Agustus 2014 05:49 Berita Terkait

Merdeka.com - Pergaulan Tan Khoen Swie yang luas dan pengalamannya yang pernah tinggal di Solo, membawanya bersahabat akrab dengan Padmosusastro (1843-1926), pujangga keraton yang juga Kepala Perpustakaan Radya Pustaka dikala itu.

Cahaya terang memulai usaha penerbitan yang lain daripada yang lain, berkat akses untuk mendapatkan buku-buku di lingkungan keraton. Bahkan Tan Khoen Swie menjadikan Padmosusastro pentolan dari dewan redaksi penerbitan Tan Khoen Swie.

Dari sinilah peran penerbit Tan Khoen Swie dalam penyebaran pengetahuan yang sebelumnya "eksklusif" hanya untuk kalangan keraton akhirnya bisa dinikmati masyarakat luas. Bahkan pengetahuan yang rahasia akhirnya bisa dipelajari masyarakat umum.

Ditunjang oleh manajemen pemasaran yang bagus, hanya dalam beberapa tahun nama Boekhandel Tan Khoen Swie (TKS) sudah sangat akrab dengan kalangan terpelajar di era pergerakan.

Selain karya orisinil, TKS banyak pula menerbitkan karya terjemahan dari bahasa Belanda atau Inggris. Bahkan saking berharap karyannya bisa diterbitkan di Boekhandel Tan Koen Swie, banyak penulis yang sengaja datang dari Cilacap, Solo, Ngawi, dan kota-kota lain hanya untuk bernegosiasi dengan TKS.

Bahkan para penulis seperti Padmosusastro tinggal di rumah Tan Khoen Swie selama berbulan-bulan untuk menulis di ruangan yang dibangun mirip Klenteng di lantai tiga bangunan rumahnya. Selain itu para penulis juga disediakan kebun khusus di belakang rumah yang berdekatan dengan tempat bersemedi yang berfungsi untuk menggali inspirasi.

Selain Padmosusastro, penulis yang sering menginap di rumah Tan adalah R Tanojo, pengarang terkenal Serat Nitimani, buku yang mengulas rahasia perihal senggama suami-istri.

Yang menarik tempat Tan mengajak para tamunya bermeditasi juga masih ada sekarang. Bentuknya seperti bunker sebuah bangunan setengah lingkaran dengan ornamen lubang di kiri-kanannya, dan diluarnya dijaga dua patung Kie Lin (Hokkian)/Chi Lin (Mandarin).

[tts]


http://www.merdeka.com/peristiwa/berkat-tan-khoen-swie-rahasia-kraton-bisa-dibaca-rakyat-umum.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger