Jumat, 22 Agustus 2014

Jimly sarankan k0misi0ner KPU negarawan, bukan tukang kritik

Reporter : Efendi Ari Wibowo | Jumat, 22 Agustus 2014 23:43 Berita Terkait

Merdeka.com - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara pemilu (DKPP) Jimly Assidiqie menyarankan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke depan sebaiknya seorang negarawan. Seleksi harus ketat dan menghindari kandidat komisioner KPU yang kurang pengalaman dalam penyelenggaraan Pemilu.

"Para komisioner KPU itu harus sekelas MK (Hakim Mahkamah konstitusi), seorang negarawan. Bukan aktivis yang kurang pengalaman yang hanya suka kritik dan anti partai," kata Ketua DKPP Jimly Assidiqie di kantor DKPP, Jl. Thamrin Jakarta, Jumat (22/8).

Menurutnya syarat seorang negarawan bagi calon komisioner KPU penting untuk dipertimbangkan. Komisioner KPU Pemilu 2014 dinilai belum mencapai kelas seorang negarawan.

"Ke depan Komisioner KPU harus negarawan kelasnya. Kalau yang sekarang, ya hampir negarawan lah, masih menuju, itu bisa cepat bisa lama," terang dia.

Selain itu, dia juga memuji kinerja KPU dan Bawaslu dalam Pemilu 2014. Walaupun masih banyak kekurangan tapi telah menunjukkan kemajuan yang membanggakan.

"Secara umum KPU dan Bawaslu ini ada kesalahan-kesalahan ringan. Tapi kinerjanya lebih baik dari periode-periode lalu," pungkas dia.

[tyo]


http://www.merdeka.com/politik/jimly-sarankan-komisioner-kpu-negarawan-bukan-tukang-kritik.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger