Kamis, 04 September 2014

Berpakaian seksi, belasan gadis diciduk di warung jablay

Reporter : Muhammad Sholeh | Jumat, 5 September 2014 00:51 Berita Terkait

Merdeka.com - Belasan perempuan di bawah umur terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan. Kepala Satpol PP Balangan Ardiansyah mengatakan mereka diciduk ketika berada di warung jablay yang berderet di sepanjang pinggiran jalan utama A Yani yang melintasi Kecamatan Batu Mandi dan Paringin Kota.

Ardiansyah mengatakan, sebagian dari mereka masih berusia belia atau di bawah 17 tahun dan belum mempunyai kartu tanda penduduk (KTP).

"Mempekerjakan gadis di bawah umur merupakan salah satu pelanggaran sehingga harus dijaring dan diberikan pembinaan," kata Ardiansyah seperti dikutip dari Antara, Kamis (4/9).

Pihaknya sudah berkali-kali mengimbau kepada pemilik warung agar tidak mempekerjakan gadis di bawah umur. Namun pada kenyataannya, para pemilik warung tetap saja mempekerjakan anak-anak yang seharusnya masih sekolah.

"Kalau kita sudah habis kesabaran bukan tidak mungkin nanti akan kita tindak dengan tegas, termasuk menyidangkannya di pengadilan," tegasnya.

Dari razia yang dimulai dari pukul 23.00 Wita tersebut, setidaknya ada 18 perempuan dan dua orang pria yang diciduk. Mereka tidak mempunyai KTP, berpakaian seksi dan membuka warung lewat dari pukul 00.00 Wita.

"Kita sangat serius memberantas penyakit masyarakat yang marak terjadi di warung-warung malam ini," imbuhnya.

[dan]


http://www.merdeka.com/peristiwa/berpakaian-seksi-belasan-gadis-diciduk-di-warung-jablay.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger