Senin, 08 September 2014

Larangan jual premium di SPBU di jalan t0l belum dicabut

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Senin, 8 September 2014 19:52 Berita Terkait

Merdeka.com - Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas, Andy Noorsaman Sommeng menegaskan bahwa pihaknya belum akan mencabut kebijakan pelarangan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di jalan tol.

bph migas tidak bisa begitu saja mencabut kebijakan karena penolakan dari segelintir pihak. "Masih dikaji hasil dari kebijakan ini," ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (8/9).

Sejauh ini pemerintah baru menginstruksikan pencabutan kebijakan pembatasan dengan skema pengurangan kuota BBM subsidi sebesar 5 persen untuk tiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pencabutan dilakukan karena terjadi kelangkaan BBM akibat kepanikan masyarakat.

Andy mengungkapkan, dalam kurun waktu kurang lebih seminggu masa kepanikan lalu, konsumsi BBM subsidi justru melonjak sekitar 2.300 kiloliter (KL) dari rata-rata harian yakni 20.000 KL sampai 40.000 KL.

Dia menambahkan, dari perhitungan pihaknya, tanpa ada skema pembatasan maka konsumsi BBM akan jebol 1,3 juta KL dari kuota sebesar 46 juta KL hingga akhir tahun.

"Itu dengan kondisi tanpa ada pengendalian," ucapnya.

[noe]


http://www.merdeka.com/uang/larangan-jual-premium-di-spbu-di-jalan-tol-belum-dicabut.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger