Minggu, 07 September 2014

Mandiri perkuat bisnis layanan pembayaran elektr0nik

Reporter : Novita Intan Sari | Senin, 8 September 2014 11:48 Berita Terkait

Merdeka.com - Maraknya pusat perdagangan dan sentra-sentra bisnis baru. Menjadi incaran Bank Mandiri untuk memasarkan produk layanan pembayaran ritel melalui jaringan elektronik. Perkuat bisnis tersebut, bank milik negara ini, menggandeng GoSwiff dan partner lokalnya, Indopay untuk mengembangkan layanan pembayaran Mandiri Mobile POS (mPOS).

"Layanan terintegrasi untuk kemudahan operasional. Nantinya akan terintegrasi untuk bisnis restaurant, di mana dapat melakukan pemesanan makanan (taking order), kitchen order, ketersediaan stok (inventory), hingga payment," ujar Senior Executive Vice President Transaction Banking Bank Mandiri Rico Usthavia Frans saat acara 'peluncuran layanan Mandiri mPOS di Holycow Steak by Chef Afit Jakarta, Senin (8/9).

Mandiri mPOS juga dilengkapi aplikasi Point of Sales (aplikasi POS). Dengan menggunakan smartphone atau tablet yang dihubungkan dengan card reader, merchant dapat menikmati fungsi pembayaran termasuk integrasi dengan cash register dan inventory stock eksisting yang sudah dimiliki merchant.

Mandiri berharap produk mPOS dapat membuat pembayaran dilakukan lebih cepat dan aman, karena ditunjang dapat menggunakan jaringan 3G, GPRS atau WIFI, dilakukan di depan pelanggan dan bukti pembayaran dapat langsung dikirim ke email atau sms pelanggan.

Pada tahap awal, Bank Mandiri bekerjasama dengan Holycow Steak by Chef Afit untuk mengimplementasikan layanan terintegrasi Mandiri mPOS. Selanjutnya Mandiri pun menargetkan sebanyak 10.000 merchant baik ritel atau perorangan dan korporasi dapat memanfaatkan mPOS pada tahun pertama ini.

Pemilik Holycow Steak by Chef Afit, Chef Afit menambahkan layanan ini menawarkan value added services. "Dengan menggunakan 1 smartphone/tablet, fungsi taking order dan payment dapat dilakukan dengan cepat dan mudah," katanya.

Hingga Juli 2014, transaksi melalui layanan elektronik Bank Mandiri mencapai 59 juta transaksi dengan nilai sebesar Rp 47,309 miliar. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 47 juta transaksi senilai Rp 37,804 miliar.

[arr]


http://www.merdeka.com/uang/mandiri-perkuat-bisnis-layanan-pembayaran-elektronik.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger