Senin, 08 September 2014

Sempat tegang, B0nek Persebaya ISL ingin damaikan Persebaya 1927

Reporter : Moch. Andriansyah | Selasa, 9 September 2014 03:37 Berita Terkait

Merdeka.com - Bonek Persebaya peserta Indonesia Super League (ISL) bantah ingin menguasai mess Persebaya 1927 di Jalan Karang Gayam, Surabaya, Jawa Timur. Korlap Bonek Pemuda Pancasila, suporter Persebaya ISL, Samsul mengaku malah ingin menyatukan Persebaya FC yang terpecah.

Hal itu disampaikan usai bersitegang dengan massa Bonek Mania Persebaya 1927 di sekretariatan suporter Jalan Karang Gayam, Senin (8/9).

Samsul menuturkan, kedatangannya di Sekretariatan Karang Gayam bukan untuk mengusir Bonek Persebaya 1927 maupun ingin menduduki mess tersebut. Sebab, Bonek Pemuda Pancasila sudah memiliki mess sendiri, yaitu di Jalan Menaggal, Surabaya.

"Selama ini, kedua kubu tidak pernah akur, dan sering terjadi pertengkaran," kata Samsul kepada wartawan.

Menurut Samsul, Bonek Persebaya ISL kerap mengajak dialog Bonek Persebaya 1927 yang tujuannya untuk kembali bersatu. Tapi, ajakan tersebut ditolak dan hanya mengakui Persebaya 1927, yang saat ini dibekukan oleh PSSI, selaku organisasi sepakbola tertinggi di Indonesia.

"Kita tidak pernah ada niatan untuk menduduki. Intinya, hanya ingin Bonek bisa bersatu kembali untuk Persebaya yang diakui PSSI," tegas Samsul.

Sebelumnya, pihak kepolisian dari Polsek Tambaksari terpaksa turun tangan saat mendengar informasi ada ketegangan antara dua suporter Persebaya Surabaya (Persebaya 1927 dan Persebaya ISL) yang berbeda paham.

Belasan orang yang diduga dari Persebaya ISL, datang ke mess Karang Gayam, mengusir tiga anggota Bonek Persebaya 1927, yang kemudian mendapat bantuan dari rekan-rekan Bonek Persebaya 1927 yang lain. Polisi yang datang, mencoba menggelar mediasi. Namun tidak menemui kata sepakat, hingga akhirnya membekukan seketariatan dengan memasang garis polisi.

Sekadar tahu, sejak PSSI membekukan Persebaya 1927, kondisi klub sepakbola milik Kota Pahlawan ini, terus berpolemik hingga saat ini. Kubu Persebaya yang didukung suporternya mengecam keputusan induk organisasai sepakbola tertinggi di Tanah Air itu.

Sementara agar Persebaya FC kembali bisa meramaikan kompetisi sepakbola di Indonesia, kubu La Nyalla Mahmud Mattalitti, akhirnya memutuskan membentuk Persebaya baru, yang siap berlaga di kompetisi ISL. Dan Persebaya bentukan La Nyalla ini, mendapat dukungan dari Bonek Pemuda Pancasila, yang bermarkas di Jalan Menanggal.

Sementara Bonek Persebaya 1927, meski sudah dibekukan PSSI, hingga saat ini, mereka masih bertahan di mes Karang Gayam, dan tetap mengakui eksistensi Persebaya 1927.

[ded]


http://www.merdeka.com/peristiwa/sempat-tegang-bonek-persebaya-isl-ingin-damaikan-persebaya-1927.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger